Formula 1
Kimi Antonelli di Ambang Gelar F1: Ini Skenario Juara di GP Meksiko
Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia Formula 1 2026 setelah mendominasi GP Amerika Serikat. Kini, ia berpeluang mengunci titel di Meksiko dengan syarat tertentu.
Kimi Antonelli kian mantap menuju gelar juara dunia Formula 1 2026 setelah tampil dominan di Grand Prix Amerika Serikat. Pembalap Mercedes itu meraih kemenangan kesembilannya musim ini, sehingga satu tangannya sudah memegang trofi juara—meski sebenarnya sudah lama berada di posisi terdepan.
Menjelang seri Austin, ada enam pembalap yang masih berpeluang secara matematis: Antonelli, George Russell, Lewis Hamilton, Max Verstappen, Charles Leclerc, dan Lando Norris. Jarak poin antara pemimpin klasemen dan peringkat keenam mencapai 139 angka, dengan 150 poin masih tersedia saat itu.
Namun, setelah balapan di Circuit of the Americas, tiga nama gugur dari persaingan. Verstappen finis ketiga, Leclerc kedua, dan Norris kelima—hasil yang sebenarnya tidak buruk, tetapi tidak cukup untuk menjaga asa menjadi juara dunia.
Untuk mengunci gelar di Austin, Antonelli membutuhkan kemenangan dengan syarat Russell finis posisi sembilan atau lebih buruk, dan Hamilton maksimal posisi lima. Kenyataannya, rekan setimnya di Mercedes itu finis kedelapan, sementara Hamilton yang kini membela Ferrari finis keempat. Alhasil, perburuan gelar berlanjut ke Meksiko.
Saat ini tersisa 125 poin dari lima seri terakhir: Meksiko, Sao Paulo, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi—dengan catatan dua balapan di Timur Tengah tetap berjalan di tengah konflik yang terjadi. Russell tertinggal 123 poin dari Antonelli, sedangkan Hamilton tertinggal 124 poin. Praktis, pembalap Italia berusia 20 tahun itu tinggal selangkah lagi memastikan gelar di Autodromo Hermanos Rodriguez.
Setelah GP Meksiko, akan tersisa 100 poin. Namun, karena Antonelli unggul jauh dalam jumlah kemenangan, kedua rivalnya harus berada dalam jarak maksimal 99 poin untuk menghindari kekalahan lewat hitung mundur kemenangan. Artinya, Russell harus mencetak 24 poin lebih banyak dari Antonelli, dan Hamilton harus unggul 25 poin.
Dengan demikian, Russell wajib menang dan Antonelli finis tidak lebih baik dari posisi 10. Sementara Hamilton juga harus menang, tetapi Antonelli tidak boleh meraih poin sama sekali. Jika salah satu skenario itu tidak terjadi, gelar juara dunia F1 2026 akan resmi menjadi milik Kimi Antonelli di Meksiko.





