Formula 1
Russell: Perebutan Posisi Kedua Klasemen F1 Bukan Prioritas Usai GP AS
George Russell menegaskan finis kedua di klasemen pembalap tidak berarti apa-apa setelah hasil buruk di Austin. Fokusnya kini tertuju pada gelar konstruktor Mercedes.
George Russell menepis anggapan bahwa finis kedua di klasemen Formula 1 merupakan target penting. Pernyataan itu muncul setelah pembalap Mercedes itu hanya finis kedelapan di Grand Prix Amerika Serikat akibat penalti lima detik karena meninggalkan lintasan dan mendapat keuntungan saat bertarung dengan Oscar Piastri dari McLaren.
Kimi Antonelli, rekan setim Russell, memenangi balapan di Austin dan kian dekat dengan gelar juara dunia. Namun persaingan di belakang Antonelli justru memanas. Setelah balapan di Circuit of the Americas, Russell yang berada di posisi kedua hanya unggul satu poin dari Lewis Hamilton di urutan ketiga. Max Verstappen dan Charles Leclerc membuntuti di posisi keempat dan kelima dengan selisih enam dan sembilan poin dari Russell.
Saat ditanya seberapa penting mempertahankan posisi kedua di klasemen, Russell menegaskan prioritasnya adalah gelar konstruktor. "Bagi saya, selama kami memenangi gelar konstruktor, itu yang utama," kata Russell. "Untuk tim, tentu saya ingin finis terbaik di antara yang lain, tetapi P2, P3, P5 bukan juara, jadi itu tidak berarti apa-apa."
Russell juga mengungkapkan mentalitasnya musim ini yang naik turun. Ia sempat terpaut 70 poin, memangkas menjadi 25 poin selepas Silverstone, lalu jarak kembali melebar. Momen di Baku sempat memberinya harapan besar, tetapi penalti grid di Singapura semakin menambah luka. "Jadi, musim ini memang tidak ditakdirkan untuk saya. Saya tidak sakit hati," ujarnya. "Saya akan melihat kembali area-area yang bisa saya perbaiki."





