Formula 1
Montoya Ragukan Penalti Russell di GP Amerika: Tak Ada Keuntungan yang Didapat
Juan Pablo Montoya menyebut hukuman lima detik untuk George Russell pada GP Amerika Serikat 2026 mengejutkan karena pembalap Mercedes itu dinilai tidak memperoleh keuntungan berarti.
Mantan pembalap Formula 1 Juan Pablo Montoya mengaku terkejut dengan penalti lima detik yang dijatuhkan kepada George Russell dalam balapan GP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas. Menurut Montoya, pembalap Mercedes itu seharusnya tidak dihukum karena tidak memperoleh keuntungan dari insiden yang terjadi di lap pembuka.
Russell mendapat penalti setelah meninggalkan lintasan di Tikungan 12 dan kembali masuk di depan pembalap McLaren, Oscar Piastri, pada lap pertama. Meski begitu, ia mampu finis kedelapan, sementara rekan setimnya Kimi Antonelli keluar sebagai pemenang.
Berbicara dalam program F1 TV setelah balapan, Montoya mempertanyakan keputusan steward. Ia menilai posisi Russell setelah kembali ke lintasan justru menunjukkan tidak ada keuntungan yang didapat. Jika memang ada keuntungan, Russell seharusnya berada di dekat Isack Hadjar, bukan di samping McLaren. Montoya menambahkan bahwa ia tetap menghormati kewenangan FIA yang punya sudut pandang sendiri.
Dari sisi regulasi, steward menjelaskan bahwa Russell melanggar aturan karena meninggalkan lintasan dan memperoleh keunggulan yang bertahan lama. Data posisi, video, serta rekaman dari kamera mobil menunjukkan mobil nomor 63 itu sedang bertahan dari serangan Piastri di Tikungan 12, keluar lintasan, lalu kembali masuk di depan Piastri sebelum Tikungan 13 dan mempertahankan posisinya.
Hukuman normal untuk pelanggaran semacam ini biasanya 10 detik, tetapi steward memutuskan menguranginya menjadi lima detik. Pertimbangannya, Russell sebelumnya sedang menekan mobil lain sehingga Piastri berada dalam posisi menyerang, dan insiden terjadi pada lap pertama.
Dengan hasil ini, Russell masih menempati posisi kedua klasemen sementara, tetapi hanya unggul satu poin dari Lewis Hamilton di posisi ketiga. Max Verstappen dan Charles Leclerc menguntit di posisi keempat dan kelima, membuat persaingan gelar semakin ketat.





