Formula 1
Russell Usul Sirkuit F1 Diaspal Ulang Tiap Dua Tahun Buntut Keluhan Verstappen di COTA
George Russell menilai lintasan COTA memang bergelombang, tetapi masalah aspal menua juga terjadi di banyak sirkuit lain sehingga perlu perawatan rutin.
Max Verstappen melontarkan kritik tajam terhadap kondisi permukaan Circuit of the Americas (COTA) setelah menyaksikan balapan World Endurance Championship di sana. Pembalap Red Bull itu mengaku khawatir dengan guncangan hebat yang dialami mobil dan pembalap. “Dari yang saya lihat di WEC, treknya luar biasa bergelombang. Ya Tuhan, saya mungkin perlu memesan tulang punggung baru setelah akhir pekan ini, atau berubah menjadi Robocop. Gila,” ujarnya. COTA memang sejak lama dikenal sebagai salah satu sirkuit paling bergelombang di kalender Formula 1.
Menanggapi hal itu dalam sesi media di Austin, Kamis, George Russell dari Mercedes setuju bahwa lintasan tersebut bergelombang, tetapi menilai itu bagian dari balapan. Namun, ia punya pandangan umum bahwa sirkuit-sirkuit F1 sebaiknya diaspal ulang setiap beberapa tahun sekali agar lebih konsisten. “Kami mendatangi trek-trek yang aspalnya mulai terkelupas dan rusak, itu justru menimbulkan lebih banyak masalah daripada manfaat,” katanya. Russell menjelaskan, mobil F1 berjalan dengan ketinggian pengendaraan hanya sekitar 10 milimeter di ujung lintasan lurus—sekitar satu sentimeter dari tanah—sehingga guncangan sekecil apa pun langsung terasa.
Russell juga menyoroti perubahan ban 18 inci yang membuat profil samping ban jauh lebih kecil. Menurutnya, ban sekarang kehilangan fungsi sebagai peredam kejut karena lingkar pelek lebih besar sementara lingkar luar ban tetap sama. “Kami kehilangan suspensi efektif dari ban yang dulu berfungsi sebagai damper, dan sekarang kami tidak punya itu lagi. Jadi, tidak ideal, tetapi tidak banyak yang bisa kami lakukan,” tambahnya.
Contoh nyata dampak aspal rusak terlihat di Grand Prix Monako, ketika Lance Stroll dan Charles Leclerc sama-sama menabrak di Tikungan 19. Balapan sempat dihentikan dengan bendera merah sementara FIA memeriksa permukaan trek. Kedua pembalap menyalahkan masalah pada mobil mereka, tetapi banyak pihak mengaitkan insiden itu dengan aspal yang rusak.
Russell datang ke Austin dengan posisi kedua di klasemen pembalap, tertinggal 102 poin dari rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli, yang secara matematis masih bisa merebut gelar juara dunia akhir pekan ini. Kedua pembalap Mercedes akan menggunakan paket upgrade terbaru tim, dan Russell mengungkapkan bahwa komponen baru itu membutuhkan penyesuaian set-up yang lebih besar dari perkiraan awal.





