Formula 1
Antonelli: Kemenangan dari Pole di Austin Lebih Baik daripada Comeback Monza
Pembalap Mercedes Kimi Antonelli menilai kemenangan dominan dari pole position di Austin lebih baik secara eksekusi dibanding kemenangan spektakuler dari posisi 19 di Monza.
Kimi Antonelli kembali menjadi sorotan setelah meraih kemenangan kesembilannya musim ini di Grand Prix Austin. Namun, pembalap Mercedes yang hampir pasti merebut gelar juara dunia F1 2026 itu justru menilai kemenangan dari pole position di Circuit of the Americas lebih baik daripada kemenangan dramatisnya dari posisi 19 di Monza. Padahal, balapan di Italia itu sempat membuatnya memulai dari barisan belakang akibat pergantian power unit, namun ia mampu merangsek ke depan dan menang.
Di Austin, Antonelli tampil dominan sejak start dari pole. Ia memilih strategi satu kali pit stop, sementara rival-rival utamanya memakai dua stop, dan akhirnya menang dengan selisih 13 detik atas Charles Leclerc. Kemenangan itu menjadi yang kesembilan bagi Antonelli musim ini setelah sebelumnya menang di Monza dan Madrid. "Di Monza, kami jelas punya mobil tercepat," ujar Antonelli. "Kami sangat cepat, jadi tentu sangat spesial bisa menang dari belakang. Tapi di sana juga trek yang relatif mudah untuk menyalip dan kami memang sangat kencang. Monza memang super spesial dan akan selalu kuingat. Tapi untuk eksekusi, balapan Austin ini mungkin lebih baik, karena cara kami membangun performa sepanjang akhir pekan sangat bagus."
Hasil di Austin membuat Antonelli unggul 123 poin atas rekan setimnya George Russell yang berada di posisi kedua. Ia hanya butuh dua poin lagi di Meksiko akhir pekan depan untuk mengunci gelar juara dunia pertamanya, dengan empat seri tersisa. Meski Russell sempat dijagokan sebagai favorit juara di era regulasi baru, justru Antonelli yang tampil konsisten. "Tentu saja, ini kejutan yang menyenangkan sejauh musim ini berjalan," kata pembalap asal Italia itu. "Tapi ini belum berakhir. Masih ada beberapa balapan di mana saya ingin tampil baik dan terus berjuang merebut kemenangan. Pasti bagus untuk mengakhiri musim dengan catatan tinggi."
Antonelli juga menyoroti perkembangan besar yang ia tunjukkan dari musim pertama ke musim kedua. Saat menghadapi peluang pertama merebut gelar di Austin, ia tidak terbebani dan justru menjalani akhir pekan seperti biasa. Ia mengaku beruntung dikelilingi orang-orang hebat, termasuk sang ayah yang selalu hadir dan pelatih performa yang membantunya rileks. "Mereka membantu saya menutup telinga dari berbagai komentar dan itu yang membuat saya bisa menikmati akhir pekan serta tampil maksimal," tambahnya. "Memang banyak pembicaraan tentang gelar juara sejak Kamis, tapi saya berusaha tidak memikirkannya dan fokus memberikan hasil terbaik. Hasil hari ini sangat penting bagi saya dan tim."





